Saturday, January 30, 2010

Melawan Hukum Matematika


Yan Hui adalah murid kesayangan Confusius yang suka belajar, sifatnya baik. Pada suatu hari ketika Yan Hui sedang bertugas, dia melihat satu toko kain sedang dikerumunin banyak orang. Dia mendekat dan mendapati pembeli dan penjual kain sedang berdebat.
Pembeli berteriak: "3x8 = 23, kenapa kamu bilang 24?

"Yan Hui mendekati pembeli kain dan berkata: "Sobat, 3x8 = 24, tidak usah diperdebatkan lagi".

Pembeli kain tidak senang lalu menunjuk hidung Yan Hui dan berkata: "Siapa minta pendapatmu? Kalaupun mau minta pendapat mesti minta ke Confusius. Benar atau salah Confusius yang berhak mengatakan".

Yan Hui: "Baik, jika Confusius bilang kamu salah, bagaimana?"

Pembeli kain: "Kalau Confusius bilang saya salah, kepalaku aku potong untukmu. Kalau kamu yang salah, bagaimana?"

Yan Hui: "Kalau saya yang salah, jabatanku untukmu".

Keduanya sepakat untuk bertaruh, lalu pergi mencari Confusius. Setelah Confusius tahu duduk persoalannya, Confusius berkata
kepada Yan Hui sambil tertawa: "3x8 = 23. Yan Hui, kamu kalah. Kasihkan jabatanmu kepada dia." Selamanya Yan Hui tidak akan berdebat dengan gurunya. Ketika mendengar Confusius bilang dia salah, diturunkannya topinya lalu dia berikan kepada pembeli kain.

Orang itu mengambil topi Yan Hui dan berlalu dengan puas.Walaupun Yan Hui menerima penilaian Confusius tapi hatinya tidak sependapat.

Beberapa waktu kemudian, Yan Hui bertanya dengan hati yang keheranan: "Guru, bukankah 8x3=24?"

Confusius bilang: "Tadi guru bilang 3x8=23 adalah benar, kamu kalah dan kehilangan jabatanmu. Tapi jikalau guru bilang 3x8=24 adalah benar, si pembeli kainlah yang kalah dan itu berarti akan hilang 1 nyawa. Menurutmu, jabatanmu lebih penting atau kehilangan 1 nyawa yang lebih penting?"

Yan Hui sadar akan kesalahannya dan berkata : "Guru mementingkan yang lebih utama, murid malah berpikir guru sudah tua dan pikun. Murid benar2 malu."

Sejak itu, kemanapun Confusius pergi Yan Hui selalu mengikutinya.

Cerita ini mengingatkan kita:

Jikapun aku bertaruh dan memenangkan seluruh dunia, tapi aku kehilangan kamu, apalah artinya.

Dengan kata lain, kamu bertaruh memenangkan apa yang kamu anggap adalah kebenaran, tapi malah kehilangan sesuatu yang lebih penting.

Banyak hal ada kadar kepentingannya. Janganlah gara2 bertaruh mati2an untuk prinsip kebenaran itu, tapi akhirnya malah menyesal, sudahlah terlambat.

Banyak hal sebenarnya tidak perlu dipertaruhkan. Mundur selangkah, malah yang didapat adalah kebaikan bagi semua orang.

Bersikeras melawan pelanggan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.

Bersikeras melawan atasan. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.

Bersikeras melawan suami. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga.

Bersikeras melawan teman. Kita menang, tapi sebenarnya kalah juga



Sumber: kumpulan ajaran Confusius (Guru Besar China)


Saturday, January 23, 2010

Membeli Sebuah Keajaiban

Sally baru berumur delapan tahun ketika dia mendengar ibu dan ayahnya sedang berbicara mengenai adik lelakinya, Georgi. Ia sedang menderita sakit yang parah dan mereka telah melakukan apa pun yang bisa mereka lakukan untuk menyelamatkan jiwanya. Hanya operasi yang sangat mahal yang sekarang bias menyelamatkan jiwa Georgi.

Tapi mereka tidak punya biaya untuk itu. Sally mendengar ayahnya berbisik, "Hanya keajaiban yang bisa menyelamatkannya sekarang."

Sally pergi ke tempat tidur dan mengambil celengan dari tempat persembunyiannya. Lalu dikeluarkannya semua isi celengan tersebut ke lantai dan menghitung secara cermat, tiga kali. Nilainya harus benar-benar tepat.

Dengan membawa uang tersebut, Sally menyelinap keluar dan pergi ke toko obat di sudut jalan. Ia menunggu dengan sabar sampai sang apoteker memberi perhatian. Tapi dia terlalu sibuk dengan orang lain untuk diganggu oleh seorang anak berusia delapan tahun. Sally berusaha menarik perhatian dengan menggoyang-goyangkan kakinya, tapi gagal. Akhirnya dia mengambil uang koin dan melemparkannya ke kaca etalase. Berhasil!

"Apa yang kamu perlukan?" tanya apoteker tersebut dengan suara marah. "Saya sedang berbicara dengan saudara saya."

"Tapi, saya ingin berbicara kepadamu mengenai adik saya," Sally menjawab dengan nada yang sama. "Dia sakit... dan saya ingin membeli keajaiban."

"Apa yang kamu katakan?," tanya sang apoteker.

"Ayah saya mengatakan hanya keajaiban yang bisa menyelamatkan jiwanya sekarang... jadi berapa harga keajaiban itu ?"

"Kami tidak menjual keajaiban, adik kecil. Saya tidak bisa menolongmu."

"Dengar, saya mempunyai uang untuk membelinya. Katakan saja berapa harganya."

Seorang pria berpakaian rapi berhenti dan bertanya, "Keajaiban jenis apa yang dibutuhkan oleh adikmu?"

"Saya tidak tahu," jawab Sally. Air mata mulai menetes di pipinya. "Saya hanya tahu dia sakit parah dan mama mengatakan bahwa ia membutuhkan operasi. Tapi kedua orang tua saya tidak mampu membayarnya... tapi saya juga mempunyai uang."

"Berapa uang yang kamu punya ?" tanya pria itu lagi.

"Satu dollar dan sebelas sen," jawab Sally dengan bangga. "Dan itulah seluruh uang yang saya miliki di dunia ini."

"Wah, kebetulan sekali," kata pria itu sambil tersenyum. "Satu dollar dan sebelas sen... harga yang tepat untuk membeli keajaiban yang dapat menolong adikmu". Dia Mengambil uang tersebut dan kemudian memegang tangan Sally sambil berkata: "Bawalah saya kepada adikmu. Saya ingin bertemu dengannya dan juga orang tuamu."

Pria itu adalah Dr. Carlton Armstrong, seorang ahli bedah terkenal. Operasi dilakukannya tanpa biaya dan membutuhkan waktu yang tidak lama sebelum Georgi dapat kembali ke rumah dalam keadaan sehat. Kedua orang tuanya sangat bahagia mendapatkan keajaiban tersebut. "Operasi itu," bisik ibunya, "seperti keajaiban. Saya tidak dapat membayangkan berapa harganya".

Sally tersenyum. Dia tahu secara pasti berapa harga keajaiban tersebut, satu dollar dan sebelas sen... ditambah dengan keyakinan

Dari cerita di atas kita dapat melihat sebuah keyakinan luar biasa anak berusia 8 tahun.Saudara-saudara sekalian, siapapun yang telah mencapai sesuatu pertama-tama harus yakin pada dirinya sendiri.Artinya , keyakinan kita mendahului tindakan kita-dan, lebih khusus lagi, keyakinan pada diri sendiri dan kemampuan kitalah yang memberikan dampak terbesar. Kalau ingin menciptakan kehidupan impianmu, kau harus yakin bahwa kau mampu menjadikannya kenyataan.

Namun, faktanya kita sering kali sekadar bereaksi dan berkata (atau berpikir ) “Aku tidak bisa” tanpa memikiraknnya dengan seksama. Kalau Anda ingin sukses , Anda harus membuang kata “Aku tidak bisa ” dan semua kerabatnya :

“Andai aku mampu…”

“Kalau saja aku…”

“Aku akan berusaha, tapi…”

Saudara-saudara , sebagian orang gagal bukan karena kurang memiliki keterampilan atau keahlian, tapi semata karena tidak yakin pada dirinya sendiri. Jangan pernah memandang rendah diri mu sendiri denagn meragukan kemampuanmu. Semua kesuksesan berawal dari KEYAKINAN.





Saturday, January 16, 2010

Kejarlah Mimpimu



Pada tahun 1977, di Tallahassee, Florida, Laura Schultz, yang kala itu berusia 63 tahun, mengangkat bagian belakang mobil seberat 900 kilogram untuk mengeluarkan lengan cucunya. Sebelum hari itu, dia sambil bercanda berkata bahwa dia tidak bisa mengangkat apa pun yang lebih berat dari botol Pepto-Bismol (semacam obat gangguan pencernaan). Laura adalah perempuan mungil yang kelihatannya tidak mampu mengangkat apapun yang lebih berat dari kantong makanan kucing seberat 11 kilogram.

Dr. Charles Garfield berusaha mewawancarainya setelah membaca kisahnya di surat kabar. Awalnya, Laura tidak mau bicara tentang apa yang dia sebut "kejadian itu". Namun, dengan kegigihan yang cukup besar, Charlie akhirnya berhasil melakukan wawancara. Laura berkata ia tidak suka berbicara tentang "kejadian itu" karena hal itu mempertanyakan keyakinannya tentang apa yang bisa dan apa yang tidak bisa dilakukannya. Dia berkata, "Kalau saya bisa melakukannya padahal saya merasa tidak bisa melakukannya, apa artinya hal itu terhadap kehidupan saya sebelumnya? Apakah saya telah menyia-nyiakannya?"

Charlie meyakinkannya bahwa kehidupannya belum berakhir dan bahwa dia masih bisa melakukan apapun yang diinginkannya. Dia mendapati bahwa hasrat Laura adalah Geologi.Laura selalu ingin bersekolah lagi dan belajar Geologi, tapi karena orang tua nya tidak punya cukup uang untuk membiayai uang sekolah seluruh anak mereka, saudara laki-lakinyalah yang di menangkan. Pada usia 63 tahun, dengan sedikit bimbingan dari Charlie, dia memutuskan kembali bersekolah dan belajar Geologi. Dia akhirnya meraih gelar dan mengajar di universitas setempat.



Sepatah Kata Sambutan

Sabtu, 16 January 2010. Secara resmi blog ini telah dibuka.

Sebelum melangkah lebih lanjut, perkenankan kami untuk memperkenalkan diri kami terlebih dahulu. Blog ini dimulai oleh 2 orang remaja (masih seorang pelajar pada waktu penulisan, red), bertujuan untuk memuat cerita – cerita yang dapat memberi inspirasi dalam kehidupan kita. Setiap minggu, kami akan memuat satu buah cerita yang kami yakin akan akan memberi semangat baru kepada para pembaca sekalian.

Hanya sedikit ulasan mengenai blog ini. Dengan tema “Better Tomorrow”, kita berusaha untuk memberi inspirasi kepada para pembaca sekalian untuk dapat memulai hari esok dengan semangat baru. Bila hari ini ada dari antara kalian yang merasa down atau patah semangat, semoga di hari esok, kehidupan akan menjadi lebih indah.

Oleh karena itu, bila ada dari pada pembaca yang merasa memiliki cerita yang menginspirasi atau menjadi motivasi bagi kehidupan para pembaca, feel free untuk mengirimkannya kepada kami lewat email ke: cerita.inspirasi5683@gmail.com, dan tentu saja kami akan memuat cerita saudara. Mohon maaf jika cerita anda dimuat, kami tak sanggup untuk member honor kepada para penulis. Tapi kami percaya bahwa setiap cerita yang dimuat, pasti akan memberi efek yang positif bagi para pembaca sekalian.

Akhir kata, saya ucapkan terima kasih yang sebesar – besarnya, bagi semua pihak yang telah mendukung suksesnya blog ini :)

P/S: setiap nama yang dipilih memiliki arti tersendiri. Mengapa kami memilih angka dalam alamat email kami sebagai 5683? Untuk mengetahuinya, silahkan ambil ponsel saudara, nyalakan fitur dictionary, dan ketikkan angka 5683. Please try this at home =D